Minggu, 16 Maret 2014

KPU Klaten Kekurangan 4.053 Lembar Surat Suara

Menyortir dan melipat surat suara (ilustrasi /JIBI/dok)
 Menyortir dan melipat surat suara (ilustrasi /JIBI/dok) Jumat, 14 Maret 2014 14:33 WIB | Ayu Abriyani KP/JIBI/Solopos
Solopos.com, KLATEN–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten mengusulkan kekurangan 4.053 lembar surat suara ke KPU RI. Jumlah itu berdasarkan hasil sortir sementara dan kekurangan surat suara DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten.
Sekretaris KPU Klaten, Rohmat Sunarno, mengatakan berdasarkan hasil sortir tiga jenis surat suara, jumlah yang rusak sebanyak 8.433 lembar. Namun, untuk usulannya berdasarkan dengan kebutuhan di Klaten sesuai daftar pemilih tetap (DPT) ditambah dengan cadangan sebanyak dua persen.
“Hasil sortir yang kami lakukan beberapa waktu lalu ditemukan 8.433 lembar surat suara rusak. Tapi yang kami usulkan ke KPU RI hanya sesuai kebutuhan dan cadangan sebesar dua persen dari DPT. Jadi jumlahnya 4.053 lembar,” katanya saat ditemui wartawan di Gudang Logistik KPU di gedung SMK Katolik, Klaten Utara, Jumat (14/3/2014).
Ia menyatakan usulan itu tidak untuk semuanya karena sudah ada surat suara yang jumlahnya melebihi kebutuhan sehingga otomatis sudah ada penggantinya. Ia berharap usulan surat suara tersebut bisa diterima KPU Klaten sebelum 20 Maret 2014.
Sementara itu, KPU Klaten telah menerima surat suara DPD pada Jumat, sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, KPU menerima 1.019 boks surat suara dengan jumlah surat suara masing-masing boks sekitar 1.000 lembar. Namun, jumlah surat suara yang diterima masih kurang karena jumlahnya hanya 1.018.670 lembar.
“Hari ini [Jumat], sekitar pukul 05.00 WIB, kami menerima surat suara DPD sebanyak 1.018.670 lembar dari percetakan di Jakarta. Tapi, jumlahnya masih kurang enam lembar karena kebutuhan kami sebanyak 1.018.676 lembar. Selain itu, kami juga masih menunggu kedatangan formulir berita acara untuk pencatatan hasil pemungutan suara,” kata Anggota KPU Klaten, Muhammad Ismail, saat ditemui wartawan di Gudang Logistik KPU, Jumat.
Ismail juga berharap formulir berita acara dan kekurangan surat suara tersebut bisa diterima KPU Klaten sebelum 20 Maret 2014, sehingga bisa segera dimasukkan dalam kotak suara. Selanjutnya, logistik tersebut segera di distribusikan ke kecamatan. Sebab, lanjut dia, maksimal tiga hari sebelum waktu pemungutan suara, logistik pemilu harus sudah sampai ke tempat pemungutan suara (TPS).

Senin, 10 Maret 2014

Warga Desak Jalur Wisata Diperlebar

Posted by Unknown 11.36

Jalur wisata dari Desa Tegalgondo-Janti sangat sempit, warga meminta agar Pemkab Klaten memperluas. Foto oleh : BUDI RAHARJO / JOGLO POS Jalur wisata dari Desa Tegalgondo-Janti sangat sempit, warga meminta agar Pemkab Klaten memperluas. 

POLANHARJO – Warga Desa Janti dan Sidowayah, Kecamatan Polanharjo mendesak Pemkab Klaten untuk segera memperluas jalur wisata dari Tegalgondo hingga Desa Janti. Jalur itu oleh warga dinilai sangat sempit mengingat untuk berpapasan dua kendaraan roda empat, khususnya truk sangat sulit. Selain sempit, jalur wisata itu kondisinya juga miring lantaran tak adanya talud jalan di sejumlah titik.

Kepala Desa (Kades) Sidowayah, Hapsoro SH mengakui jika jalur wisata yang melintas di desanya itu memang sempit, lebarnya hanya kurang 3 meter, padahal selain terkenal dengan jalur wisata, jalur itu merupakan jalur alternatif menuju wilayah Boyolali.

Hapsoro juga menyayangkan tak adanya penerangan jalan di jaur itu, padahal jika malam hari, kondisi jalan milik DPU Klaten itu sangat gelap dan sepi. “Gelapnya lokasi juga berpengaruh terhadap seringnya kecelakaan di lokasi tersebut. Sebetulnya jalur tersebut oleh Pemkab Klaten melalui Dinas PU telah dipasangai penerangan jalan, namun saat ini tak satupun lampu penerangan jalan yang masih hidup,” terang Hapsoro kepada Joglo Pos, Jumat (19/10).

Hapsoro mengisahkan, pada Kamis (18/10) lalu sebuah truk terperosok ke sawah saat melintas di desanya, tepatnya sekitar pancingan Nurlinda. Truk itu awalnya melaju dari arah barat atau Janti, sesampainya dilokasi truk berpapasan dengan mobi L 300 dari arah timur. “Lantaran jalan sempit maka pengemudi truk tak dapat menguasai setir dan akhirnya terperosok ke sebeah utara jalan. Beruntung tak ada korban dalam insiden itu,” kisah Hapsoro.

Sempitnya jalur tegalgondo-Janti juga dikeluhkan Camat Polanharjo, Drs Agus Salim. Dia mengusulkan perluasan jalur itu sejak tiga tahun silam, namun hingga saat ini Pemkab Klaten belum merealisasikannya. Padahal sebagai jalur wisata, pengunjung dari Solo, Sukoharjo dan sekitarnya dipastikan melewati jalur itu jika menuju ke obyek wisata OMAC maupun obyek wisata pemancingan Janti.

“Apalagi jalur itu nantinya juga digunakan pengunjung menuju kawasan minapolitan Karanganom, Tulung dan Polanharjo (Kalungharjo). Sehingga Pemkab Klaten harus sejak dini memperbaiki jalur itu,” tandas H Hartono. (bud)

 

Foto oleh : Paidi Jalan Sehat Klaten Hebat bersama Bupati Klaten H Sunarna SE MHum yang diadakan Joglo Pos di Alun-alun Klaten, Minggu (2/3/2014) diikuti lebih 20,000 peserta.  

Jalan sehat Klaten hebat dengan start dan finish di Alun-alun Klaten  yang digelar Joglo Pos dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2014, Minggu pagi, 2 Maret berjalan sukses. Bupati Klaten H Sunarna SE MHum dalam sambutannya mengatakan, Klaten hebat karena anak-anak senang merah, remaja senang merah, orang tua senang merah dan semuanya senang merah.  

Jalan sehat Klaten hebat diikuti sekitar 20.000 peserta yang memadati Alun-alun Klaten dan sepanjang rute jalan sehat. Acara jalan sehat juga dihadiri Bupati Klaten H Sunarna SE MHum, Wakil Bupati Klaten Hj Sri Hartini SE, Ketua DPRD Klaten Agus Riyanto dan Asisten II Setda Klaten H Edy Hartanta SH MM, para kepala dinas, kepala badan, kepala kantor, kepala bagian (kabag) serta perwakilan dari kecamatan. Peserta jalan sehat mulai berdatangan di Alun-alun Klaten pukul 06.00 WIB dan pukul 06.30 sampai pelaksanaan acara jalan menuju Alun-alun Klaten macet.

Bupati Klaten H Sunarna SE MHum datang ke Alun-alun Klaten sekitar pukul 07.00 WIB dengan didampingi para pejabat Pemkab Klaten. Begitu Bupati H Sunarna tiba di Alun-alun Klaten pukul 07.15 WIB acara dimulai diawali dengan laporan Ketua Panitia jalan sehat Klaten hebat, H Moch Isnaeni MPd dan sambutan Bupati Klaten H Sunarna SE MHum.

Setelah Bupati Klaten H Sunarna memberikan sambutan lalu dilanjutkan dengan pengibaran bendera start yang dilakukan Ketua DPRD Klaten Agus Riyanto. Bupati Klaten H Sunarna tidak secara sendiri mengibarkan bendera start dan mewakilkan Ketua DPRD Agus Riyanto karena kondisi kesehatan Bupati H Sunarna kurang fit.



Kaos Klaten Online Community (KOC) 2013 Penuh Inspirasi Klaten Online Community merupakan komunitas yang sudah lama eksis dan setidaknya sudah lebih dari 10.000 member di fanpage Facebook. Komunitas ini aktif di dunia maya khususnya jejaring sosial seperti facebook, twitter dan google+, angotanya tidak hanya masyarakat yang berada di Klaten saja melainkan banyak juga warga Klaten yang diperantauan hingga luar negri.
Setelah beberapa kali rilis kaos Klaten yang mendatangkan antusias para sedulur Klaten yang bangga dengan kotanya, kini Klaten Info (dulu Klaten Online) berinisiatif merilis kaos baru dengan desain yang lebih disempurnakan dari desain2 sebelumnya, berikut desain kaos Klaten Online Community terbaru,
kaos Klaten Online
Desain Kaos Klaten (KOC) tampak depan
Kaos Klaten Online
Desain Kaos Klaten (KOC) tampak belakang
Adapun desain yang dibuat desainer yang sering dipanggil Bams tersebut mempunyai filosofi, diantaranya:
1. Gunungan, digambarkan warna Kuning
Mengilustraskan gunung yang melambangkan kekuatan, Klaten yang mempunyai wilayah bagian dari Gunung Merapi yang dapat dipandang dari penjuru-penjuru Klaten dan sekitarnya seolah menggambarkan kebesaran Sang Pencipta yang diperlihatkan melalui ciptaannya berupa gunung yang menjulang tinggi.
2. Hasil Alam, digambarkan warna Merah
Menggambarkan sumber daya alam yang melimpah khususnya pasir yang dihasilkan dari gunung merapi, pasir tersebut mempunyai kualitas yang baik sehingga digunakan untuk bahan pembangunan rumah-rumah hingga gedung-gedung sehingga memberikan manfaat yang cukup banyak.
3. Air, digambarkan warna Biru
Klaten mempunyai wilayah yang terdapat sumber-sumber mata air yang berkualitas, seperti di Cokro dan sekitarnya yang mana airnya dimanfaatkan oleh perusahaan air minum kelas dunia (AQUA), sehingga air dari Klaten tersebut dapat memberikan banyak manfaat bagi penduduk dunia.
4. Daun, digambarkan warna hijau
Berada di dekat gunung menjadikan tanah di Klaten subur, hasil pertanian dan perkebunan yang baik dapat dirasakan masyarakat, adapun jenis hasil bumi yang sudah sangat ternama seperti beras delanggu menjadikan hasil pertanian Klaten dapat dinikmati banyak masyarakat hingga luar daerah.
5. Matahari, digambarkan warna Kuning
Sebagaimana slogan Klaten Bersinar, ibarat Klaten mampu menjadi percontohan wilayah-wilayah lain, bersinar dan memberikan manfaat. Orang-orangnyapun diharapkan juga menjadi manusia yang berkualitas, dibuktikan dengan banyaknya tokoh-tokoh nasional, artis dan para profesional yang berasal dari Klaten.
Demikian setidaknya filosofi dari desain tersebut, semoga dapat menjadi inspirasi bagi banyak manusia :)
Untuk melakukan pemesanan bisa menghubungi nomor 085728655777 atau pin BB: 24BE6534 langsung kontak dengan mas Bams.
Semoga bermanfaat…
  • Blog Desa Wangen Polanharjo